Jumat, 04 Januari 2019

Forum dan Quiz KWU Pertemuan 5

No
Kategori
Materi KWH-1 Minggu 5: Model Bisnis Konvensional, Waralaba dan E- Commerce
1
FORUM
Berkaitan dengan Soal Quiz di atas berikan contoh masing-masingnya (Model Bisnis Konvensional,Waralaba dan  E- Commerce) dan kisah sukes di balik contoh tersebut
Model Bisnis Konvensional,
Contoh cerita sukses adalah , seorang pedagang yang memiliki toko besar di pasar ,
yang di awali dari pedagang biasa , dan kemudian beranjak dengan omset yang makin banyak
Waralaba 
Contoh nya adalah peradaganan minyak  antara indonesia dengan arab saudi ,
masing masing negaara memiliki ketentuan masing masing dengan apa yang di jual , tidak hanya minyak , indonesia pun dapat mengekspor produknya ke negara lain 
E- Commerce
Contoh nya adalah seorang pedagang online yang memiliki banyak cabang , dengan mengawali karirnya dari produk terbatas, beranjak dengan modal besar dan omset besar 


2
QUIZ
Setelah saudara mempelajari modul minggu ini,
Buatkan executive summary dan penjelasan tentang:
1.      Model Bisnis Konvensional,
2.      Waralaba dan
3.      E- Commerce
Selamat menjawab Quiz minggu
Buatkan sumber jawaban saudara pada daftar referensi.
Buatkan executive summary dan penjelasan tentang:

1.      Model Bisnis Konvensional,
Bisnis Konvensional adalah bisniss dimana produsen dan konsumen bertemu di suatu tempat dan terjadi jual beli , contoh : Pasar , Supermarket , toko 
Kelebihan : Pembeli langsung dapat melihat produk yang akan dibeli sehingga pembeli tidak merasa ragu akan produk yang akan dibeli, pembeli juga dapat memilih produknya sendiri.
Kekurangan 
1.     Lingkup pemasarannya terbatas, jika ingin memperluas lingkup pemasaran, maka harus  membuka cabang di berbagai daerah.
2.     Membutuhkan modal yang cukup besar karena biasanya bisnis konvensional memerlukan tempat untuk memasarkan produknya
3.     Memerlukan banyak stok, ini juga berpengaruh terhadap modal yang dikeluarkan sehingga modal menjadi bertambah
4.     Apabila pembeli ingin membeli barang, maka harus pergi ke toko tempat dijualnya barang tersebut
5.     Persaingan Bisnis seperti halnya semua jenis usaha, persaingan selalu ada dan perlu dihadapi secara bijaksana. Persaingan bisnis konvensional biasanya berada di sekitar lokasi usaha
2.      Waralaba 
Warren J. Keegen dalam bukunya Global Marketing Management (Keegen, 1989: 294) mengatakan bahwa pengembangan usaha secara internasional dapat dilakukan dengan sekurangnya lima macam cara:
1. Dengan cara ekspor,
2. Melalui pemberian lisensi;
3. Dalam bentuk franchising (waralaba);
4. Pembentukan perusahaan patungan (joint ventures);
5. Total ownership atau pemilikan menyeluruh, yang dapat dilakukan melalui direct ownership (kepemilikan langsung) ataupun akuisisi.
Dalam implementasinya , waralaba memiliki beberapa aturan yang harus di penuhi 
Waralaba dapat kita temukan dalam rumusan Pasal 7 Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Lisensi atau Waralaba: Berbagai Pertimbangan 81 Nomor: 259/MPP/Kep7/1997 tanggal 30 Juli 1997. Dalam ketentuan Pasal 7 ayat (1) Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor: 259/MPP/Kep/1997 tanggal 30]uli 1997 ini dikatakan bahwa: Perjanjian  waralaba antara Pemberi Waralaba dengan Penerima Waralaba sekurang-kurangnya memuat klausul mengenai:
1.     Nama, alamat, dan tempat kedudukan perusahaan masing-masing pihak
2.     Nama dan jabatan masing-masing pihak yang berwenang menandatangani perjanjian
3.     Nama dan jenis Hak atas Kekayaan Intelektual, penemuan atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, cara penjualan atau penataan atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus yang menjadi abjek waralaba
4.     Hak dan kewajiban masing-masing pihak serta bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada Penerima Waralaba
5.     Wilayah Pemasaran

3.      E- Commerce
E-Commerce menurut Martin Kütz adalah pertukaran barang dan jasa antara (biasanya) organisasi independen dan / atau orang-orang yang didukung oleh penggunaan sistem  ICT (Information & Commucation Technology) yang komprehensif dan infrastruktur jaringan yang standar secara global


c.       Keuntungan dan kerugian
E-Commerce memiliki banyak kelebihan. tentu saja, E-Commerce memiliki beberapa kekurangan (lihat tabel 1 dan 2).

Keuntungan
Untuk Pelanggan
Untuk Provider
·       Jam belanja fleksibel (7 ∙ 24h)
·       Tidak ada antrian menunggu (jika jaring tersedia dan perangkat lunak yang dirancang dengan tepat)
·       Berbelanja di rumah (kita tidak harus meninggalkan apartemen kita, mengisi bahan bakar mobil kita atau membeli tiket kereta bawah tanah, mencari tempat parkir, tempat, dll)
·       Kebutuhan individu dapat ditutup (jika
kustomisasi ditawarkan)
·       Global menawarkan, lebih banyak kompetisi, tekanan pada harga


·       Layanan pelanggan yang lebih baik dapat ditawarkan 
·       Komunikasi yang cepat dengan pelanggan
·       Potensi pelanggan baru melalui visibilitas global
·       Tidak ada perantara (tradisional), siapa mengambil margin



Kekurangan
Untuk Pelanggan
Untuk Provider
·       Risiko keamanan:
•         Pencurian data (misal: mencuri akun atau nomor kartu kredit)
•         Pencurian identitas (berlaku atas nama kami atau identitas pengguna)
•         Penyalahgunaan (misalnya orang ketiga memesan barang dengan identitas kita, membuat mereka dikirim dan kita harus membayarnya)

·       Kejahatan:
•         Penipuan (mis., pesanan diatur, faktur harus dibayar, tapi barang tidak pernah dikirim)

·       Status hukum yang tidak pasti (jika ada yang tidak beres, bisakah kita menuduh provider?)


·       Biaya logistik lebih tinggi (barang harus dikirim ke lokasi pelanggan)
·       Anonimitas pelanggan (bagaimana caranya membuat iklan yang ditargetkan?)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar